|
Motif Perdagangan Mata Uang
Motif orang-orang melakukan perdagangan atau transaksi jual-beli mencakup dua aspek yaitu pemenuhan kebutuhan yang ingin dicapai pembeli dan keuntungan yang ingin dicapai penjual. Untuk mencapai itu seorang penjual akan berusaha memperoleh barang dengan harga lebih rendah ketika ia menjualnya atau berusaha menjual barang dengan harga lebih mahal ketika ia memperoleh barang tersebut, sedangkan seorang pembeli akan membeli barang atau jasa setelah yakin barang atau jasa tersebut dapat memenuhi kebutuhannya. Seorang produsen selalu menjadi penjual, seorang konsumen selalu menjadi pembeli, sedangkan seorang distributor suatu ketika menjadi pembeli dan menjadi penjual di waktu lain.
Sama halnya dengan motif perdagangan pada umumnya, motif perdagangan mata uang pun demikian yaitu ada orang yang bermotif pemenuhan kebutuhan dan ada juga orang yang bermotif keuntungan, hanya saja karena yang diperdagangkan sama – sama mata uang sehingga seorang penjual merangkap menjadi seorang pembeli, lalu siapa yang bermotif pemenuhan kebutuhan dan siapa yang bermotif keuntungan?
Kelompok-kelompok orang yang bermotif pemenuhan kebutuhan :
1. Investor yang ingin berinvestasi di sector real.
2. Importer.
3. Exporter.
4. Tourist.
Kelompok-kelompok orang yang bermotif keuntungan :
1. Investor yang ingin berinvestasi di sector financial khususnya forex.
2. Broker / trader yang ingin berdagang di sector financial khususnya forex.
Dalam perdagangan mata uang, uang dianggap barang dan barang dianggap uang sehingga berlaku membeli uang dengan uang. Tidak ada penciptaan nilai tambah sehingga keuntungan yang diperoleh merupakan uang orang lain dan kerugian yang timbul merupakan keuntungan orang lain.
Perdagangan mata uang menyerupai perdagangan yang dilakukan distributor barang dan jasa. Pada perdagangan yang dilakukan distributor barang, keuntungan diperoleh dari perbedaan harga di daerah sekitar pabrik dengan harga di daerah jauh dari pabrik, berlakunya “Hukum jual-beli berdasarkan jumlah barang”. Sedangkan pada perdagangan mata uang, keuntungan diperoleh dari fluktuasi harga karena berlakunya “Hukum jual-beli berdasarkan tingkat kebutuhan”.
Artikel ini dibuat ketika saya kuliah di UPI jurusan Matematika ngontrak mata kuliah Program Latihan Akademik di salah satu perusahaan broker / pialang di jalan Gatot Subroto-Asia Afrika kota Bandung di tahun 2008.
This article 100% is written by Delta Arif.
Do not copy without include Delta Arif as writter and www.deltadollar.com as the source of this article.

|